kekasihku bertanya seberapa dalam kasihku kepadanya
kekasihku bertanya seberapa luas kasihku kepadanya
aku hendak menjawab seluas samudra sedalam lautan
ah, itu terdengar klise sekali
kekasihku
kasihku kepadamu aku tebarkan setiap waktu
dimanapun kau berada
ah, tapi itu seperti kasih yang berjarak
kasihku kepadamu aku taburkan setiap pagi
sebelum aku pergi menjauh darimu
ah, tapi itu seperti kasih yang tanggung
kasihku kepadamu aku balurkan
ah, tapi itu seperti kasih yang mudah pudar
kasihku kepadamu aku pelukkan setiap malam kepadamu
menyatukan kulit kita tanpa jeda
ah, tapi itu seperti kasih yang tidak tetap
dapat lunglai setelah berlalunya malam
kasihku kepadamu aku pakaikan setiap waktu
melindungimu dari panas dan menghangatkanmu dari dingin
ah, tapi itu seperti kasih yang akan koyak seiring waktu
dimakan iri dengki
ah tapi itu seperti kasih yang akan robek seiring waktu
dimakan cemburu dan hasut
semula dianggap canda dan bumbu penyedap cinta
lalu tak terasa tumbuh jadi paku merobek-robek pakaian cinta
ah, lalu seperti apakah kasihku kepadamu
sesungguhnya kasihku kepadamu amatlah dekat
melekat di dalam jiwamu
tiada lagi aku
segalanya maujud menjadi satu
kekasihku
itulah wujud kasihku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *